Cerita Sex Divine Intervention – Part 36

Cerita Sex Divine Intervention – Part 36by on.Cerita Sex Divine Intervention – Part 36Dan itulah kali terakhir aku melihat Shiela Aku keluar dan membeli makanan dan beberapa botol minuman, dan ketika aku kembali ternyata Shiela sudah memasuki ruang operasi. Aku berlari secepat yang aku bisa untuk mencapai ruang operasi itu, tetapi terlambat. Operasi sudah dimulai sekitar sepuluh menit sebelumnya. Aku melihat Valen berdiri di tengah koridor, menghadangku. Hei […]


multixnxx- Rena Arai Yuzuha Takeuchi Rena Arai Yu-10 (1)
multixnxx- Rena Arai Yuzuha Takeuchi Rena Arai Yu-9 (2)multixnxx- Rena Arai Yuzuha Takeuchi Rena Arai Yu-9

Dan itulah kali terakhir aku melihat Shiela

Aku keluar dan membeli makanan dan beberapa botol minuman, dan ketika aku kembali ternyata Shiela sudah memasuki ruang operasi. Aku berlari secepat yang aku bisa untuk mencapai ruang operasi itu, tetapi terlambat. Operasi sudah dimulai sekitar sepuluh menit sebelumnya.

Aku melihat Valen berdiri di tengah koridor, menghadangku. Hei Van

Shiela? Shiela dimana? tanyaku agak panik

Valen menggeleng, menahanku yang hendak menerobos ruang operasi. Dia…operasinya udah dimulai. Calm down Van

Tapi…tapi…apa…apa kamu bisa ngelakuin sesuatu yang bisa membantu operasi Shiela? nalarku sudah hilang dan aku tahu bahwa aku meminta hal yang tidak mungkin, tetapi walaupun begitu aku tetap memohon kepada Valen

Valen sekali lagi menggeleng. I have no control over anyones live

Tapi…tapi Val, Shiela, dia…dia… aku masih mencoba menolak, dan membuang harga diriku hanya untuk memohon kepada sosok halusinasi di hadapanku ini

Im sorry Van…

***

Malam itu aku hanya bisa duduk di bangku di depan ruang operasi. Tidak ada sedikit pun rasa kantuk, yang ada hanyalah rasa lelah. Bukan lelah secara fisik, tetapi lelah secara psikis. Semalam suntuk aku duduk dan menunggu kabar dari suster maupun dokter. Di lorong ruang operasi yang gelap itu hanya ada aku seorang diri, duduk menunggu suatu keajaiban terjadi.

Aku tengah duduk dengan gelisah ketika tiba-tiba Ira muncul. Cewek itu sendirian, dan dengan tenang berjalan ke arahku.

Hai Van… ia menyapaku dengan gayanya yang khas

Hei… aku menggeser posisi dudukku, secara tidak langsung memberi isyarat kepada Ira untuk duduk di sampingku

Ira menggeleng pelan lalu melipat tangannya dan bersandar ke tembok. Aku…tau semuanya ucapnya tiba-tiba

Aku mengangkat wajahku, menatapnya dengan tidak mengerti. Tau apa?

Soal kesehatan Shiela

Apa? Dari kapan?

Udah lama… desahnya pelan

Kenapa kamu nggak cerita ke aku Ra? Kenapa selama ini kamu diem aja? tanyaku agak marah

Mengapa Ira membiarkanku buta? Mengapa ia tidak memberitahuku? Semuanya tentu tidak perlu jadi seperti ini kalau ia memberitahuku lebih awal. Andai saja aku tahu ada masalah dengan jantung Shiela, tentu aku bisa mengambil langkah preventif lebih cepat.

Hmm…nggak. Biar kamu belajar hal berharga dalam hidup. Kamu nggak bisa bertindak semaunya, kamu juga harus bisa mikir dari sudut pandang orang lain. Nggak bisa egois ucapnya dengan mata menerawang

Aku terkejut setengah mati. Ia datang tak diundang tengah malam seperti ini hanya untuk menceramahiku? Ya ya ya. Aku tahu aku salah, tapi apakah harus diperjelas lagi?

Aku mendengus, menunjukkan rasa tidak sukaku. Oh ya? Kenapa kamu bisa bilang gitu? Arif yang ngasih tau?

Bukan. Valen yang bilang gitu

Nama itu membuat seluruh tubuhku menjadi dingin mendadak. Va…Valen? tanyaku tergagap

Ya. Aku…Arif…Sherry…semuanya didatengin sama Valen… gumamnya pelan

Sekali lagi tubuhku seperti disiram air es. Aku merinding hebat. Ternyata selama ini aku tidak berhalusinasi…

Kamu inget waktu Shiela ke rumahmu, dan kamu dengan sombongnya masuk begitu aja? Kamu nggak kasih kesempatan kedua buat Shiela aku dapat mendengar nada geram dalam suara Ira

Coba pikir, kalo Shiela sama kayak kamu, dia juga akan bersikap sama. Tapi lihat! Dia kasih kamu kesempatan kedua! Dia malah menerima kamu dengan tangan terbuka!

Aku tertunduk, mengakui ketololanku dan menyesal. Aku tidak berani menjawab Ira.

Anyway, ini… Ira mengulurkan satu tas plastik kecil kepadaku

Aku menerimanya dengan kebingungan.

Makanan sama minuman. Jangan memaksa diri ia berbalik dan melangkah pergi

Setelah Ira pergi, kesunyian kembali membungkus sekelilingku. Yang terdengar hanya suara jangkrik yang berbunyi di kejauhan. Aku memakan roti dalam plastik yang diberikan Ira tadi sedikit-sedikit untuk menghabiskan waktu. Kadang aku tertidur sebentar hanya untuk terbangun oleh mimpi buruk; yaitu kepergian Shiela.

Aku ingin menangis…tetapi aku tidak bisa.

Aku meringkuk, memeluk tubuhku sendiri di tengah dinginnya malam yang menusuk tulang, menunggu dan menunggu. Penantian itu terasa tanpa akhir…

Tepat pukul 03:00 dini hari, lampu merah di atas pintu kamar operasi padam tanda bahwa operasi sudah selesai. Dengan perasaan yang kacau balau aku langsung menghambur menanyai orang pertama yang keluar dari kamar operasi.

Mereka hanya menggeleng lemah dan menepuk bahuku

Tubuh Shiela menolak jantung barunya. Operasi transplantasi jantung yang dijalani Shiela gagal.

Pukul 03:15 hari itu, Shiela dinyatakan meninggal…

Author: 

Related Posts

  • Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/10-5-330dmwlec818ikfj193cp6.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/image-blank-33tpelh41i14bjb4m3szyi.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Tante sange Obok Memek Sendiri
  • Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/141883_14big-32qlbryr2q9ffqhg2wnu2y.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/141883_01big-32qlbi5xfwoqny9g1c8owa.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/141883_01big-32qlbi5xfwoqny9g1c8owa.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/image-blank-33tpelh41i14bjb4m3szyi.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Foto Ngentot Gadis Asia Perawan
  • Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/8-32p6f8bdiw8islkw9jyznu.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/2-32p6f3jhjrzd6r7rmmy2oa.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/2-32p6f3jhjrzd6r7rmmy2oa.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/image-blank-33tpelh41i14bjb4m3szyi.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Jilat dan Entot Memek Merah Murid Tercantik
  • Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/005-32l7w9ktd1wsnos5lwowsq.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/005-32l7w9ktd1wsnos5lwowsq.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/005-32l7w9ktd1wsnos5lwowsq.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/image-blank-33tpelh41i14bjb4m3szyi.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Foto Perawan Alyssa Branch Dientot Negro Kontol Gede

Comments are closed.