Cerita Panas Maaf Teman, Kamu Kalah – Part 3

Cerita Panas Maaf Teman, Kamu Kalah – Part 3by on.Cerita Panas Maaf Teman, Kamu Kalah – Part 3Maaf Teman, Kamu Kalah – Part 3 Aku tertagun ketika Raihan meninggalkanku di tempat parkir kampus, aku melihat dia berjalan dengan tersenyum senyum. Pikiranku merancau kemana-mana, apa yang akan dia bicarakan setelah ini Didalam kelas aku terus melamun, memikirkan apa yang hendak Raihan utarakan kepadaku, semuanya aku pikirkan. BRAMM ! terdengar teriakan dari depan ruangan […]

tumblr_nzslaepxdX1uo06yuo3_540 tumblr_nzslaepxdX1uo06yuo4_540Maaf Teman, Kamu Kalah – Part 3

Aku tertagun ketika Raihan meninggalkanku di tempat parkir kampus, aku melihat dia berjalan dengan tersenyum senyum. Pikiranku merancau kemana-mana,
apa yang akan dia bicarakan setelah ini
Didalam kelas aku terus melamun, memikirkan apa yang hendak Raihan utarakan kepadaku, semuanya aku pikirkan.
BRAMM ! terdengar teriakan dari depan ruangan kelas yang kencang
Aku kaget
eem iya bu kataku

Aku hampir saja lupa kalo sekarang pengajarku adalah dosen wanita yang mungkin masih 32 tahunan. Namanya Ibu Anita. Sepintas dia terlihat cantik, tapi judes dan killernya menghilangkan pesona kecantikannya, terutama di depanku. Jika tidak diamati dengan teliti, kita tidak bisa menemukan kecantikannya

KAMU DENGERIN IBU GAK? teriaknya
de de.. dddengerin bu jawabku
apa yang tadi ibu jelaskan? dia merendahkan suarannya, tapi tetap dengan nada judes

Untung aku di beri kecerdasan dan memori yang bagus, walau aku tidak terlalu memperhatikan, tapi aku masih inget suara Ibu Anita Ketika menerangkan materi kuliah, Kemudian aku menjelaskan secara singkat, Aku menjelaskan sesuai apa yang aku tangkap di otakku, Ibu Anita mengangguk angguk mendengar penjelasanku.

umm lumayan, tapi masih ada beberapa poin penting yang tidak kamu sebutkan, lain kali, kalo ibu menjelaskan, tolong di dengarkan dengan seksama bram, jangan melamun sendiri, supaya semuanya bisa kamu tangkap maksimal omongannya panjang lebar
loh saya mendengarkan kok bu, buktinya saya bisa menerangkan kembali apa yang ibu terangkan sangkalku
kan tadi sudah ibu jelaskan, ada beberapa poin yang tidak kamu uraikan, kamu harus paham itu katanya agak meninggikan nadanya lagi
baik bu jawabku mengalah

Aku memperhatikan pelajaran dengan serius setelah teguran itu, tapi lama kelamaan justru tidak pelajaran yang aku perhatikan, tapi Ibu Anita ini. Hari ini dia terlihat lumayan, menggunakan style kemeja warna putih dengan rok hitam selututnya, pandanganku menuju kebetisnya

hemm betisnya lumayan mulus dengan kulitnya yang eksotis gumamku dalam hati

Ibu Anita memang mempunyai kulit yang eksotis, kaca mata yang biasanya membuat orang terlihat culun, justru menambah kecantikan Ibu Anita ini, Tapi Ibu Anita ini menurut info dari anak-anak dia sudah mempunyai 1 anak yang mungkin sekarang masih umur 2 tahunan, sedangkan untuk masalah suami belum ada yang tau, dia sudah menikah atau hamil di luar nikah atau sudah cerai,
atau gimana, yang jelas anak-anak belum pernah melihat suami Ibu Anita ini, tapi sering melihat ibu anita berasama seorang anak kecil.

Spoiler for ILUSTRASI IBU DOSEN ANITA:

Aku terus memperhatikan gerak-gerik Ibu Anita saat menerangkan materi pelajaran, dia terlihat cerdas sekarang,
Ah.. kenapa pandanganku ke Ibu Anita berubah, dia ini orang yang judes

Aku mulai memperhatikan lekukan tubuhnya saat dia sedang berdiri, cukup seksi untuk ukurang orang yang sudah punya anak gumamku dalam hati
Aku mulai mengamati pantatnya, terlihat menonjol, Ibu Anita ternyata mempunyai pantat yang seksi, yang cukup membuat laki-laki akan berhasrat menaboknya ketika melihat pantat itu, seperti itu juga aku, seperti ingin sekali maju ke depan kelas dan menabok-nabok pantat Ibu Anita ini.

ah tapi masih cantik Ibunya Raihan gumamku dalam hati
oh iya.. Raihan, dia akan bilang apa ya nanti, makin penasaran pikirku kembali memikirkan apa yang hendak Raihan katakana sepulang kuliah nanti, aku kembali menebak-nebak segala kemungkinan.
Baik anak-anak, pelajaran cukup sampai disni, jangan lupa kerjakan tugas-tugas kalian terdengar suara nyaring dari Ibu Anita
wah pelajaran selesai kataku dalam hati
Oh iya Bram terdengar suara Ibu Anita memanggilku
iya bu? tanyaku heran
Universitas kita akan mengikuti perlombaan sains antar Universitas seluruh Indonesia, dan kemungkinan yang menang akan mengikuti ajang olimpiade mewakili indonesia, ibu ditugaskan mencari anak-anak yang berbakat, dan ibu melihat potensi kamu yang luar biasa bram, jadi persiapkan diri kamu, jika ibu memanggilmu untuk mewakili kampus kita kata Ibu Anita panjang lebar
hah kok saya bu, jangan saya, saya ada persiapan buat menghadapi ujian beasiswa aku memprotes
Sudah bram, Ibu sudah menanyakan ini kepada rektor kampus dan dosen-dosen senior, mereka setuju kalo ibu memanggilmu, kamu harusnya bangga, ini ajang yang luar biasa besar, namamu akan besar, nama sekolah ini akan besar jika kamu berhasil memenangkanya, dan tanpa beasiswa itu, kamu sudah pasti bisa di terima dimana-mana kalo kamu bisa memenangkan ini Ibu Anita sedikit memaksa
emmm anu bu kataku gagap
gak pake anu anuan, pesiapkan diri kamu, harus siap ketika ibu panggil nanti katanya tambah memaksa
iya bu, aku usahakan kataku
jangan diusahkan, km harus pasti bisa, dan tidak bisa tidak katanya
ya bu
Baik anak-anak, pertemuan kita hari ini cukup sampai disni, ada pertanyaan? lantang suaranya terdengar sampai kesudut sudut kelas
Tidak bu jawab anak-anak serempak
Baiklah, kalian boleh meninggalkan ruangan

Dengan malas aku bangkit dari tempat dudukku, dan mulai berjalan menuju keluar pintu, tapi tiba-tiba Ibu Anita memanggilku

Bram
ya bu jawabku
kamu tidak usah khawatir tentang beasiswa itu, ibu akan membantumu memenangkannya, tapi kamu juga harus bantu Ibu dalam perlombaan ini, kamu jangan sampai memalukan Ibu dan kampusmu ucapnya lirih
oh gitu bu? Ok deh, Bram akan berusaha semampu bram kataku
makasih bram, ibu percaya padamu katanya
sama-sama bu kataku

Kemudian aku berjalan menjauh keluar kelas meninggalkan Ibu Anita yang masih sendiri dan sedang brsiap-siap merapikan meja, dan mataku mencari-cari sosok Raihan

Dimana dia kataku
Kemudian dari kejauhan aku mendengar suara Raihan memanggilku
Bram, disni

Ah ternyata dia sudah menungguku di depan kantin, aku menghampirinya, kemudian duduk di depanya

duduk dulu bram, santai katanya menyeringai
aku selalu santai kok kataku
kamu mau pesen apa bram? Biar aku pesenin katanya
dada ayam goreng di goreng matang dengan telor dadar di selimutin diatasnya aku memesan
Lalu Raihan memanggil penjaga kantin
mba dada ayam goreng yang di goreng matang dengan telor dadar, jgn lupa diselimutin diatas dada ayamnya ya, itu satu katanya
Lalu dia menambahi lagi satunya lagi hati ayam tadi di bikin remuk ya, yang gurih biar makanya enak katanya
baik mas, minumnya apa pelayan menanyakan
tehh pait tawar 2 kata Raihan sambil terus memandangiku dan tersenyum-senyum
kamu cerdas, kamu tau maksud pesananku tadi kataku
hahaa, dan dengan kesabaranku, aku tau gimana cara membalasnya jawabnnya

Lalu kami terdiam dah hanya saling pandang, bedanya dia memandingiku sambil tersenyum-senyum puas, dan aku menyandarkan bahuku di kursi sambil melihatnya dan jidatku pun mengkerut, 10 menit kami berdua seperti itu dan penjaga kantinpun datang dengan membawa pesanan kami

ini mas pesanannya kata penjaga kantin
berapa mba total timpal Raihan
Kemudian Raihan membayar semua pesanan kami
kamu cerdas rei, tau maksud pesananku kataku mengulanginya lagi
yup, aku tau dan aku membalasnya, hahaha dia tertawa puas lagi
tapi sayang bram, aku tidak Cuma menginginkan dada ibumu, tapi juga semuanya katanya
Lalu dia menambahkan lagi dan, lebih baik telor dadar yang menyelimuti ini aku bungkam dulu dan aku makan kemudian Raihan memakan telor pesananku itu
Aku hanya terdiam mendengarkanya
Dan Bram, aku lihat kamu sangat mencintai ibumu, ibumu seperti hatimu, dan hatimu seperti ini sambil menunjukan remukan hati pesanannya
jika hatimu aku remukan seperti ini, dan aku goreng gurih, rasanya sungguh nikmat dia mulai memakan hati ayam remuk pesanannya itu
dan Bram, kamu tau maksudku kan, aku mengingikan ibumu untuk menebus kesalahanmu dengan Ibuku katanya melanjutkan ocehannya
ada alternative lain? tanyaku berusaha santai walau rasanya ingin sekali aku memukul mukanya

Aku tak membayangkan, ibuku yang sangat aku cintai, disetubuhi oleh Raihan ini, aku tak akan tega, aku tak mampu membayangkanya, tetapi disisi lain, aku dalam diriku bergejolak, ada sesuatu yang aneh yang aku rasa, ini menarik, tapi ibuku sendiri, batinku mulai saling berbenturan.

ya ya, aku tidak ada, coba jika kamu ada alternative lain, apa alternativemu, aku akan dengarkan katanya
aku punya selly, aku tau kamu juga menginginkan selly sangat, aku berikan dia untukmu, dan aku akan biyayai kamu ke luar negeri kemanapun tujuan yang kamu mau, aku akan biyayai semuanya untuk kamu berlibur dengan selly jawabku pelan
hahahah, selly? katanya aneh
ya selly, bagimana? jawabku
kamu pikir ibuku bisa diganti dengan selly, itu tidak sepadan, aku tetap mengingikan ibumu, aku lihat justru ibumu jauh menggairahkan dari pada selly katanya
tapi aku tidak ada pemaksaan seperti ini dengan ibumu kataku
ya ya memang, justru itu, setelah kamu memberikan ibumu kepadaku, aku tidak akan melarang ibuku berhubungan dengan kamu katanya menimpali
Aku memandangnya tajam
kenapa? Hahaha katanya sambil tertawa
aku yang menyuruh ibuku tidak menghubunginmu lagi katanya menambahi
tapi aku membutuhkan waktu untuk membicarakan ini, berikan aku waktu 1 minggu kataku sambil menunduk
membicarkan dengan siapa? tanyanya
dengan ibuku, aku akan meyakinkan dia untuk mau kataku
good boy, aku berikan waktu itu untukmu jawabnya sambil tersenyum lebar
tapi aku pegang janjimu ya? jawabku
okay my friend dia sambil mengedipkan mata
Kemudian aku bangkit baiklah Rei, aku akan pulang dulu dan memikirkan hal ini
kamu gak makan dulu? jawabnya
gak, kamu kelihatanya terlalu lapar, silahkan makan pesananku juga kataku
hahahahahaha ok aku mengerti jawabnya sambil tertawa

Lalu aku pergi meninggalkan Raihan yang sedang melahap makananya dan juga makanan pesananku, kemudian aku masuk medalam halte busway di dekat kampusku, dalam perjalanan pulang aku tidak fokus, untung aku tidak bawa motor hari ini, ah ada benarnya juga hari ini tidak bawa motor, coba kalo bawa motor sendiri dalam keadaan yang tidak fokus seperti ini, bisa-bisa aku nabrak. Aku membuyarkan lamunanku sendiri.
Sesampainya dirumah aku langsung masuk kekamar mandi, kemudian aku mandi dan membersihkan badanku, aku sambil membayangkan tubuh ibuku sedang di setubuhi Raihan, ada rasa tidak terima tapi disisi lain aku merasakan sensasi yang berbeda
ahh sial, kenapa aku berfikir seperti ini kemudian aku membasuh seluruh badanku untuk menghilangkan pemikiran seperti ini
Selesai mandi aku masuk ke kamar untuk ganti baju, tapi ku lihat indikator HPku berkedip, tanda ada bbm, aku Cuma melihatnya sekilas
ah paling dari selly, aku buka nanti saja, pakai baju dulu kataku dalam hati
Setelah ganti baju, aku lihat HPku, betapa terkejutnya ternyata itu BBM dari Ibunya Raihan
AKU RINDU bbmnya
Aku kaget, aku hanya bisa membalas
Kok BBM aku, bukanya gk boleh ama Raihan?
dia membalas, gak tau, pulang kuliah tadi tiba-tiba Raihan bilang, sekarang mama boleh kontak dengan Bram, dan Raihan akan tutup mulut balasnya panjang
oh gitu, aneh ya kataku
iya aneh, kamu ada ngobrol ama Raihan tadi di kampus? balasnya
Iya tan kami ngobrol cukup lama katanya
mungkin hal itu yang bikin Raihan membolehkan tante menghubungimu lagi Bram balasnya
aku rindu banget tante balasku
Sama tante juga Bram, tante kangen semuanya dari kamu katanya
Tante kita bisa ketemu? jawabku lagi
Bisa jawabnya singkat
Kira-kira kapan tante? tanyaku lagi
Besok ya, ayahnya Raihan sampe 2 minggu di Singapura, ada urusan bisnis, jadi tante bebas untuk 2 minggu kedepan katanya
wah bisa bareng terus dong kita tan jawabku semangat
iyaa.. semau-maumu.. jawabnya
ping
ping
ping
ping”

Sial siapa yang ngeping banyak banget ini..

ya udah tante, Bram mau istirahat dulu capek abis kuliah seharian, mana tadi di marahin terus, gara gara ngelamunin tante kataku
emang ngelamunin apa, siapa emang dosenya, sini biar tante marahin, enak aja marahin sayangnya tante balasnya panjang
semuanya tante aku lamunin, dosenya namanya anita tante balasku
oh.. anita
kenapa tante? Kenal ya? jawabku
engga kok bram, ntar tante mau Tanya dosen anita ke Raihan katanya
gak usah tante gak usah
hahaha tante becanda, ya udah kamu istirahat, sampai jumpa besok bram
Lalu aku membuka pesan satunya, ternyata selly
ya sayang ada apa? kataku
ada apa? Kamu bilang ada apa? Dari kemaren kamu gk kasih kabar masih bilang ada apa..$%%#!@!#$$!#?!??! ketikanya tak karu-karuan tanda kalo dia benar-benar marah
ya sayang maaf banget ya, tapi aku benar benar sibuk ini, apalagi aku mau di kasih amanat mewakili lomba sains antar universitas balasku
wah kamu makin sibuk dong ntar, aku gimana? katanya
tenang, sehabis 1 minggu kedepan, kamu bisa menemaniku terus dirumahku jawabku
bener, gk dimarahin ayah ibumu balasnya
bener, aku yang urus, tapi aku mohon 1 minggu kedepan jangan ganggu aku dulu, aku mau fokus melakukan sesuatu jawabku
iya aku tahan-tahan kok, kamu jangan nakal ama cewek loh ya balasnya
iya sayang jawabku berbohon

Kemudian aku BBMan panjang lebar dengan selly, tapi aku tidak fokus, aku tidak sabar menunggu besok, bertemu dengan Ibu Raihan yang uhhh..
Aku rindu bibirnya, rindu semuanya, kemudian aku bermanstrubasi membayangkan Ibu Raihan, kemudian aku tertidur sampai pagi.
Aku terbangun, lalu aku lihat HPku, terlihat ada pesan BBM yang masuk
pagi sayang, bangun ya, terus mandi terus ngampus jangan lupa sarapan, udah gak usah bales, aku Cuma pengen ingetin kamu yang selalu lupa sarapan BBM dari selly
Aku lihat ada BBM juga dari Ibu Raihan
Pagi Bram, jangan lupa ya kuliah dan tante tunggu nanti siang bbmnya
Aku tersenyum
Aku gk berangkat tan, pengen ketemu tante secepatnya kataku
jangan gitu kamu harus kuliah balasnya
aku Cuma ada 1 mata pelajaran tan, gpp aku bisa ngejar ketinggalanku kataku
ya udah kalo gitu tante siap siap ya balasnya
oke deh tante, Bram jga siap siap ya kataku

Kemudian aku telfon salah satu temen kampusku, aku berbohong kalo aku tidak enak badan dan tidak masuk kuliah hari ini, tolong bilang ke sekolahan.
Setelah memberi kabar ke temenku, aku siap siap, mandi, lalu dandan yang rapi, kali ini aku membawa mobil ayahku yang jarang di pakenya

yah, bram minjem mobilnya ya kataku
tumben gak pake motor? kata ayahku yang sedang sibuk dengan tumpukan-tumpukan map
kan motor bram rusak, belum sempet di benerin kataku
makannya, kan ayah bilang pake mobil aja, pake motor terus, kamu keujanen kepanasen kata ayahku menatapku
aduh yah macet pake mobil, gak bisa ngebut, ngepot kanan ngepot kiri kataku
dasar anak muda timpal ayahku lagi
ya udah sana pake mobil ayah, ati-ati gak usah ngebut kata ayahku lagi
iya yah, bram keluar dulu ya sambil menjabat tangan ayahku dan mencium tanganya
ibu mana? kataku
lagi keminimarket, beli kebutuhan dapur kata ayahku melanjutkan
Kemudian aku memanaskan mesin mobil, sambil memanaskan aku BBM Ibu Raihan
tan aku udah siap mau otw neh, tante dimana?
ping! dia ping bbmku
tante juga udah siap, kita ketemu dimana bram? jawabnya
terserah tante, yang enak dan nyaman aja balasku
gimana kalo di hotel daerah kuningan aja bram, tante tau tempatnya walau agak mahal, tante aja yang bayar nanti katanya menimpali
udah tan, masalah duit gampang kataku
tante otw neh ya katanya
ok bram juga, tante ati ati ya :*
:* km juga ya

Lalu aku berjalan menuju hotel tempat yang ditunjukan Ibu Raihan, dari tempatku tidak terlalu jauh sebab masih sama sama satu daerah, di kuningan.
ping pingan Ibu Raihan
bram tante udah di lobby, kamu ke lobby aja BBMnya
iya tante, bram juga udah sampai ini, bram langsung ke lobby
eh jangan bram, tante aja duluan terus check in, nanti tante tunggu dikamar aja, kamu disitu aja dulu katanya meralat omonganya
ok deh, seenak tante aja kataku
ping hpku bergetar, Ibu raihan mengping lagi
bram ini tante sudha di kamar 207, kamu kesini langsung aja ya
otw tante balasku

Kemudian aku sampai di depan pintu kamar 207, aku ketuk pintunya
bram sini buruan masuk aku melihat wajah Ibu Raihan yang ayu itu membuka kamar
Dengan cepat aku masuk ke dalam kamar, didalam kamar aku terpaku melihat kecantikan Ibu Raihan, menggunakan Jilbab putih dengan gamisnya yang lebar kecolkat coklatan, Kerudungnya berenda-renda penuh hiasan, kali ini dia sungguh cantik, tidak tampak seperti orang tua yang anaknya seumuran denganku.

Spoiler for ILUSTRASI FOTO IBU RAIHAN:

Enak kan kamarnya bram katanya
Nyaman tante, gede, bisa buat main futsal ini kataku sedikit becanda
ayo lawan tante futsal hihihi jawabnya dengan cekikikan
ayo jawabku semangat
kemudian Ibu Raihan memeluku erat aku rindu kamu bram
akupun memeluknya erat aku jga rindu tan

Kupandangi wajah Ibu Raihan yang ayu dan kearab araban di bungkus jilbab, aku dekatkan bibirku ke bibirnya yang sensual itu cuph aku kecup, dia tersenyum, sungguh manis senyumnya saat itu.
Kami saling mengecup bibir kami makin lama Ibu Raihan mulai membuka mulutnya, aku lumat bibirnya yang sensual itu penuh gairah slurppt slurppppp oh bibirnya begitu kenyal dan lembut, kumainkan lidahku didalam mulutnya, dia membalasnya dengan seodatan mulutnya.
Kami berciuman sangat bergairah, saling bertukar lidah, terkadang lidahnya bermain main di ujung lidahku, membuat darahku berdesir, getaran-getaran birahi mulai menjalar di dalam tubuhku, aku dapat merasakan aliran darahku begitu panas, oh aku sangat merindukan hal ini.
Dia menghisap dalam-dalam bibirku, rasanya seperti tersedot semua bibirku, kemudian kami berpagutan sangat kuat, begitu liarnya dia menciumi bibirku kemudian dia merehabkanku diatas tempat tidur, dengan jilbab panjangnya dia naik diatas perutku, lalu menciumi bibirku dengan liar

slurrpppp sluprrr
sayang aku rindu banget katanya sambil terus melumat liar mulutku
sama sayang.. hmppfff hmpff aku makin tak kuasa menahan lumatan liar bibir Ibu Raihan

Lama sekali kami berciuman, lalu kupeluk dia dari belakang, ku tempelkan dadanya pada dadaku, terasa hangat dan kenyal walau masih terbungkus jilbab lebarnya itu, ku goyang-goyangkan badanku dengan sedikit menekan kedadanya, makin liar pula isapan bibirnya pada bibirku, ah, aku dilumatnya habis-habisan, aku semakin tak tahan, ku remas-remas pantatnya yang bulat menonjol itu dari luar gamis jilbabnya, terasa kenyal dan padat.

plakkkk ku tampar keras-keras pantatnya yang bulat itu
ouchhhhhhhh sayangg dia melenguh menahan sakit yang nikmat
Padat sekali pantatnya, ku remas-remas sambil sesekali ku tampar keras, dia hanya melenguh kenikmatan.
aduh basah banget vaginaku katanya sambil merengek
terus mau diapain..? kataku
masukan penismu katanya manja
kemana? aku menimpali
ke sini sambil mengarahkan tanganku ke arah vaginanya

Kugesek-gesek vaginanya dari luar jilbabnya lebar, walau jilbabnya lebar, tanganku dapat merasakan gundukan daging kenikmatan yang merah dan tanpa bulu itu, dia mendengangakan kepalanya, kesempatan ini tak aku sia-siakan, aku jilat-jilat lehernya dari luar kerdungnya itu

ahhh.. ahhh.. shhhh..shhhh ouchhh racaunya
Dia mengangkat seedikit pantatnya semakin memudahkan tanganku yang ada dibawahnya meraba raba vaginanya yang benar benar basah.
Tante, aku pengen nenen susu tante yang putih itu kataku
ini, kamu suka ya nenen ini katanya
suka tante, suka banget, pengen isep, sedot-sedot kataku

Dia makin merancau ketika aku bicara seperti itu, dia menarik kepalaku ke arah dadanya, ku gesek-gesekan mukaku ke dadanya yang lumayan besar itu

ouchhhh shhhhh shhhhh desisnya makin menjadi

Lalu kunaikan jilbab gamisnya yang lebar itu, terlihat celana dalamnya berwarna putih, dengan gunukan daging terlihat jelas, menunjukan tembem vaginanya, kunaikan lagi keatas gamis jilbabnya sampai melewati dadanya, kali ini aku jelas melihat belahan dada Ibu Raihan yang putih mulus dan berbulu tipis-tipis itu, dada yang menyembul keluar dari dalam Branya, sungguh indah pemandangan yang ada dihadapanku ini.
Kujilat-jilat belahan dada Ibu Raihan, dia jongkok tepat diatas penisku, lalu menggesek-gesekan vaginanya di batang penisku yang masih terbungkus celana jeans

ouchhhhhhhhhhhh ouchhhhhhhhhhhhhh. Jilat terus sayang katanya
buka dong branya tante pintaku

Dengan cepat dia membuka bra putihnya itu, kini jelas kulihat dadanya yang putih dengan puting yang kemerah-merahan, dada yang mempesona, ku jilat memutar dengan ujung lidahku seluruh gundukan dadanya, lalu berhenti di putingnya, kemudian aku jilat-jilat terus ujung putingnya, dia makin seperti orang kerasukan
ohhhhhhhhhhh yeaahh ohhhhhhhhhhhh ohhhhhhhhhhhhh ohhhhhhhhhhhhhh dia makin merancau

Kuhisap dalam-dalam putingnya di mulutku, kusedot-sedot putingnya sambil sesekali melumat-lumat putingnya, dia makin merancau menahan kenikmatan, sepertinya birahinya sudah sangat memuncak.

Kemudian dia merayap kearah selangkanganku, dia ciumi penisku dari luar celana, kemudian dia mencoba membuka celanaku
ohh udah tegang banget tan kataku
iya neh, pengen di isep ya jawabnya
iya tan, enak banget sih isepan tante katkau

Kemudia dia melepaskan celanaku, aku hanya bisa pasrah, akhirnya celanaku kini terlepas semua, terlihat penisku yang sudah tegang, melewati celana bagian atas

wah kalo tegang gini, penis kamu tambah gede ya timpalnya
buat tante ini kataku

Dia kecup kecup ujung penisku dengan bibirnya, kulihat bibirnya yang sensual itu, makin terangsang birahiku melihat bibirnya yang sensual mengecup-kecup kepala penisku, kemudian sesekali dia menjilatinya

lepas celana dalamnya bram katanya
lepasin timpalku
duh manja banget, sini katanya

Dia menurunkan celana dalamku, kemudian dia menjilati selangkanganku, luar biasa nikmatnya sesekali dia mengecup-kecup buah zakarku, terasa geli yang amat tapi nikmat sekali, kemudian ujung lidahnya merayap di batangku

slurp dia memasukan kepala penisku ke mulutnya
sluurpppp dia menelan dalam-dalam batang penisku didalam mulutnya, kemudian lidahnya bermain main di dalam, terasa ngilu sekali penisku, ngilu yang nikmat, kehangatan mulutnya terasa sekali di penisku. Kemudian dia menjilatinya dari ujung ke buah zakar, tak ku sangka dia menjilati lubang duburku
ohhhhhhhhhhhh tante enak banget rancaku

Baru pernah aku dijilati seperti ini, rasanya benar-benar nikmat sekali.
Disaat aku merasakan kenikmatan yang sangat, tiba-tiba Ibu Raihan sudah dalam posisi jongkok

Bless dia memasukan kontolku ke dalam vaginanya
ohhhhh.. ohhhhh.. desisnya manja

Ku remas dadanya yang menggelantung naik turun saat mengocok penisku dengan vaginanya. Terasa sekali basah dan hangat vagina Ibu Raihan ini

ohhhh ohhhhhhh

Mungkin karena sama-sama merasakan horny yang sangat, 10 menit kami melakukannya tiba-tiba

Bram.. tante udah mau keluarrrrrrrrrrrrrr katanya
bram juga tante, maau keluarr
ahhhhhhhhhhhhhhhh lenguh Ibu Raihan dan terasa cairan hangat di penisku
ohhhhhhhhhhh tanteeeeeeeeeeeee. Crottt croooottt crooooooot croooot maniku sangat banyak masuk ke dalam vagina Ibu Raihan yang merah tembem itu

Kemudan dia ambruk di sampingku, kulihat vaginanya, mengalir cairan putih pejuhku.
Lalu ibu raihan pergi ke kamar mandi diikuti denganku, kami saling memberishkan diri, kemudian setelah selesai kami berpelukan dan tertidur karena lemas.
Jam 11 siang kami terbangun, lalu pergi mencari makan, di tempat makan kami melakukan hal-hal gila, ku paksa Ibu Raihan membuka dadanya di tempat umum, ya tapi Cuma aku yang melihat, dan sensasinya luar biasa, didalam perjalanan pulang ke hotel terkadang tangan Ibu Raihan masuk ke dalam celanaku dan menggesek-gesekanya dengan telapak tanganya, sungguh nikmat.
Sesampainya di hotel, nafsuku masih menggebu-gebu, ku dekap Ibu Raihan, lalu ku Tarik tanganya, aku ikat dengan Ikat pinggangku, kali ini aku berfantasi liar

Bram apa yang kamu lakukan katanya
Udah Tan, nikmatin aja kataku
Ku dorong tubuhnya ke tempat tidur
Rei lepasin tante, tante gak bisa gerak katanya

Dia terlentang dengan tangan terikaat diatas tempat tidur, lalu aku merayap diatasnya, ku remas-remas dadanya sambil ku pandangi mukanya yang cantik itu

shhhh.. shhh reiiiii desahnya

Kuremas makin kuat
awhh dia sedikit kesakitan

Ku jilat-jilat dari luar gamis jilbabnya, kemudian aku naikan gamis jilbabnya sampe ke dadanya, nafsuku makin bergejolak melihat tubuh Ibu Raihan yang begitu indah, aku Tarik Branya dan putus

Bram, bra tante rusak, ntar gimana katanya melotot
gpp, ga usah pake bra, gak keliatan kok kataku sedikit tersenyum
Lalu aku lahap habis gundukan dadanya
ohhhhhhhhhhh bramm.. enak banget ohhhh enak brammmm racaunya
Aku gigit-gigit kecil putingnya yang merah muda itu

awh awhhhhhh rancaunya makin menjadiiiiii
Kemudian aku merayap turun ke selangkanganya, aku jilat-jilat pahanya yang putih mulus dan berbulu tipis itu, ku jilat dari lutut sampai ke selangkanganya, kujilat selangkanganya
Dia makin merancau, mendesah lembut dan kenikmatan, dia Cuma bisa mengangkat-angkat panatatnya karena tanganya terikat, ku balik badanya, kini dia tengkurap, kulihat bongkahan pantatnya yang bulat

plakkkkkkkkkkkkkk ku tampar pantat Ibu Raihan sampe memerah
awh sakit brammmmmmmmm teriaknya lirih
plakkkkk, plakkk, plakkkk semakin dia kesakitan aku semakin sering menampar pantatnya
nungging sedikit tante pintaku

Kulihat lubang vaginanya ketika nungging, terasa lebih indah, lalu ku jilati lobang itu dengan ujung lidahku

shhhhhhhhhhhh shhhhhhhhhhhhh shhhhhhhhhhh enak sekali bram rancaunya
plakkkkkkkkkkkkkk ku tampar lagi pantatnya
awhh brammmmmmmmm enak bangetttttttttt
Plak.. plakkk makin keras aku tampar
awhh bram terusss.. teruss.. km perkosa tante.. terusssssssss katanya
Aku tak tahan lagi melihat pantat bulat Ibu Raihan ini, kemudian aku lepas celanaku
Tante agak nungging lagi pintaku
Lalu kumasukan penisku kedalam vaginanya
plokkk plokkk plokk bunyi kocokan penisku didalam vaginanya yang mulai basah
enak banget bram.. enak banget rancaunya
sesekali ku tampar pantatnya plakkkkkkkkk
bram tante mau keluar brammmmm.. arghhhhhhhhhhhh arghhhhhhhhhhhhh dia menggeleng-gelengkan kepalanya
bram keluarrrrrrrrrrrrrrrrr brammmmmmmmmmmm arghhhhhhhhhhhhh shhhhhhhhhhhhhhh ah ah hhhhhhhhh desahnya panjang
tante isep ya penisku bisikku
Dia mengangguk lalu ku terlentangkan badanya, aku jongkok tepat di atas kepalanya, ku masukan penisku ke mulutnya
slurppp sluprpp sluprrr
5 menit aku merasakan hendak keluar
tanteeeee aku mau keluar tanteeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee
crottttttttttt crotttttttttttttt crotttttttttttttttttt ku tumpahkan pejuhku ke muka dan kerudung Ibu Raihan, oh terasa nikmat sekali rasanya.

Kamipun tergulai lemas bersampingan.
Kami melakukanya terus lagi dan lagi sampe jam 2 malam, terasa dengkulku mau copot, jam 2 malam kami sudah benar-benar kelelahan dan tertidur, terbangun jam 9 pagi.
Setelah hari itu, selama 5 hari berturut-turut kami selalu menyempatkan diri untuk bertemu dan melakukanya penuh gairah, terkadang dengan fantasi-fantasi kami yang benar benar liar.
Setelah hari ke 6

ping
ku tunggu janjimu kawan
Ku baca bbmku, bbm dari raihan
iya rei jawabku
besok katanya
iya rei jawabku lagi
oh tapi jangan besok, lusa aku dengar berita katanya DPR komisi ayahmu akan melakukan Study ke jepang, untuk lebih bebas ibumu, biarkan ayahmu berangkat dulu jawabnya panjang
sial tau aja dia batinku
ya udah kalo itu menurutmu rei jawabku

Hari-hari cepat sekali berlalu, dan ini adalah malam dimana besok Raihan menagih janjinya, aku mencoba memberanikan diri berbicara dengan ibuku.
Lama aku berbasa basi memancing obrolan.
Kurasakan HPku bergetar

ping
ping
gimana ibumu, udah siap? Tanya Raihan
udah rei, besok siap, kamu siap-siap aja malamnya kesini jawabku
tapi ada satu syarat rei, kamu siap? jawabku lagi
apa itu katanyaa
Ibuku gak mau dalam keadaan sadar, dia harus tertidur, dan lampu harus di matikan, itu pintanya kataku
Cuma itu? Ya udah kamu yang urus lampu dan bikin dia tertidur jawabnya
ok itu urusanku

Malam ini aku tak bisa tidur, membayangkan apa yang akan terjadi besok malam, ya besok malam, tapi aku berusaha untuk tetap tertidur dan akupun tertidur.
Tepat pukul 9 pagi aku terbangun, aku tidak berangkat kuliah hari ini, menyiapkan segala sesuatu agar rapi tanpa curiga nanti malam.
Setelah semuanya siap, aku bbm Raihan

jam 9 kamu sudah disini
ok jawabnya
Waktu cepat sekali menunjukan pukul setngah 9, perasaanku makin tak karu-karuan,
sudah aku siapkan semuanya, semua sudah rapi batinku
Pintu rumahku diketuk, wah pasti raihan batinku
Ku buka pintu rumahku sini masuk rei kataku
gini rei, ini obat tidurnya sangat cepat, jam 10 nanti, udah bangun, jadi diusahakan jam 10 kamu sudah hampir selesai, biarkan dia terbangun saat kamu masih melakukanya, agar dia tau dan juga bisa menikmatinya, karena kalo dari pertama terbangun pasti canggung kataku
siap katanya
kira-kira kuat brapa lama? tanyaku
mmm terus foreplay ya 30 menitan ya katanya
wah ok ok kataku
bentar bener batinku berkata
jadi nanti setengah 10 kamu masuk, jam 10 kurang 15 menit kamu sudah bikin dia basah dan kalo bisa kamu sudah dalam posisi ML kataku
iya siap katanya
km bawa kondom? tanyaku lagi
wah engga, ya udah aku beli, deket sini aja ya? katanya
iya deket sini aja, paling 15 menit, sekaligus aku menyiapkan persiapan final kataku

Tak berapa lama Raihan pergi, dia sudah kembali, aku sedang duduk di sofa menonton tv

udah Rei tinggal masuk kamar aja sana kataku
siap kawan katanya tersenyum
Setelah dia masuk kamar, aku mulai cemas, was-was, dan gemetaran
Ketika waktu menujukan pukul 9.45 ku dengar jelas desahan Raihan, dan ah seorang wanita mulai mendesah, artinya ini sudah terbangun
Tak berapa lama ku dengar desahan yang kuat dari kedua orang itu.
arghhhhhhhhhhhhhhhhhh hampir bersamaan

Dengan cepat aku berlari ke dalam kamar, lalu ku nyalakan lampu
RAIHANNNNNNNNNNNNNN !
MAMAAAAAAAAAAAAAAAA !
wah Incest yang menarik ya senyumku melebar
BAJINGAN KAMU BRAM, BANGSAT KAMU BRAM ! umpatan Raihan kepadaku, sedangkan Ibu Raihan hanya menangis sejadi-jadinya

Raihan meloncat seperti hendak menerkamku, dengan cepat aku keluar kamar, sialnya dia masih dapat meraihku saat diluar kamar

pyakkkkkkkkkkk satu hantaman kuat tepat di pipiku
Kepalaku sangat pusing, aku panggil ajudan ayahku yang memang selalu menjaga rumah kami
pakkkkkk tolonggg
Dengan sigap ajudan ayahku yang memang seorang tentara datang, jumlahnya total 3 orang
ada apa mas kata salah satu ajudan ayahku
itu orang itu pegang kataku

Dengan sigap ajudan ayahku memegangi Raihan

Sudahlah Rei, akan ku jelaskan semuanya, bagaimana ini bisa terjaadi seperti ini, kamu jangan dulu marah, karena aku sudah merekam semuanya, ku pasang camera infra red di dalam kamar, jadi semua kegiatanmu terekam, kalo kamu sampai melakukan sesuatu terhadapku, hidupmu yang akan hancur, jika kamu membunuhku sekarang, hidupmu bakal tetep hancur, karena aku tidak sendirian, aku bersama seseorang yang bersembunyi, dan dia yang melihat semuanya dan merekam semuanya dan kamu tidak akan tau siapa dia kataku sambil mengelus-elus pipiku yang memar
Raihanpun melunak, emosinya menurun mendengar ancamanku
Sudah lepaskan dia, aku mau bicara private denganya, kalian berjaga saja diluar kataku
Raihan seperti kehilangan kekuatanya, dia melunak dan hampir pingsan, tapi dia menyandarkan dirinya di sofa ruangan tv, kemudian Ibu Raihan dengan lunglai dan sudah berpakaian menghampiri kami

plakkkkkkkk tamparan keras mendarat dipipiku lagi
TEGAA KAMU BRAM, TEGA teriaknya
sudah bu, kita gak bisa berbuat apa apa, dia punya rekaman kita, lebih baik kita dengarkan penjelasanya saja, kenapa semua bisa seperti ini Raihan melunak

Ibu Raihanpun langsung lemas lunglai dan duduk di samping anaknya yang baru saja menyetubuhinya

Coba bram jelaskan kenapa semua bisa terjadi seperti ini katanya
begini tante, rei kataku mengawali kalimat
Bersambung.

Author: 

Related Posts

  • Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/medina-u-get-back-to-me-asap-03-326dtxr0fyta6ubobgblze.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/medina-u-get-back-to-me-asap-03-326dtxr0fyta6ubobgblze.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/medina-u-get-back-to-me-asap-03-326dtxr0fyta6ubobgblze.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/image-blank-33tpelh41i14bjb4m3szyi.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Ngentot memek perawan anak angkat
  • Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/Cewek-Ngentot-sambil-di-ikat-8-300x400-325g9bf02ygvjudow37pje.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/Cewek-Ngentot-sambil-di-ikat-12-300x225-325g98wj93t3yvg96rilfu.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/Cewek-Ngentot-sambil-di-ikat-12-300x225-325g98wj93t3yvg96rilfu.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/image-blank-33tpelh41i14bjb4m3szyi.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Pembantu cantik diiket dan dikentot
  • Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/tumblr_nwel2kDeHg1uao8ooo1_540-300x300-30pfkzsm7ws3yypm21fksq.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/image-blank-33tpelh41i14bjb4m3szyi.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Cerita Panas kesepian selama ditinggal suami
  • Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/tumblr_mjjp3zrS6X1rl5fsho7_1280-30o2ha7fn3x8cznt832vpm.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/tumblr_mjjp3zrS6X1rl5fsho7_1280-30o2ha7fn3x8cznt832vpm.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Warning: imagejpeg(): Unable to open '/var/www/server1011/fotomesum.net/wp-content/uploads/ktz/image-blank-33tpelh41i14bjb4m3szyi.jpg' for writing: Permission denied in /var/www/server1011/fotomesum.net/wp-includes/class-wp-image-editor.php on line 420Cerita Dewasa Once Upon A Time In Someplace – Part 19

Comments are closed.